Showing posts with label Luar Angkasa. Show all posts
Showing posts with label Luar Angkasa. Show all posts

Tuesday, December 6, 2011

Ilmuwan Temukan Lubang Hitam Monster Menyeramkan


Zheyfive.blogspot.com, Cape Canaveral – Ilmuwan menemukan lubang hitam terbesar yang pernah ada di semesta. Menyeramkannya, lubang hitam ini memiliki ukuran 10 miliar lebih besar dari ukuran matahari.

Tim astronom dari University of California, Berkeley, menemukan dua lubang hitam raksasa di gugus galaksi elips yang jaraknya 270 juta cahaya dari Bumi. Untuk skala galaktik seperti dikutip DM, jarak ini terbilang dekat.

“Lubang hitam itu menakutkan dan tak biasa. Kami sebenarnya tak ingin menemukannya,” ungkap astrofisikawan Chung-Pei Ma. Rekor lubang hitam terbesar sebelumnya ‘hanya’ seukuran enam miliar kali matahari di Bima Sakti.

Dalam hasil riset yang diterbitkan di Nature, ilmuwan menyatakan, lubang hitam ini diduga kuat sisa quasar yang muncul di awal terbentuknya semesta. Lubang hitam ini memiliki massa serupa quasar muda dan tersembunyi hingga kini. [mor]

Semoga info ini bisa menambah pengetahuan anda. berikan komenter juga di blog ini ya sobat... 

Monday, December 5, 2011

Pesawat NASA Dekati Ujung Tata Surya


Zheyfive.blogspot.com, Los Angeles - Lebih dari tiga dekade sejak peluncurannya, kini pesawat penjelajah tak berawak NASA hampir mendekati batas ujung tata surya.

Dengan jarak yang sudah sejauh 17,7 miliar kilometer dari Matahari, Voyager 1 sudah menjelajahi batas tata surya sejak 2004. Demikian seperti yang dikutip dari ST.

Para ilmuwan mengatakan bahwa pesawat tak berawak tersebut kini sudah memasuki sebuah wilayah di tata surya berjulukan 'zona stagnasi'.

Voyager 1 masih membutuhkan waktu sebentar lagi sebelum betul-betul meninggalkan tata surya kita. Pesawat itu memiliki baterai tenaga yang cukup hingga t2020. Namun para ilmuwan berpendepapat bahwa Voyager sudah keluar dari tata surya sebelum tenaganya habis, dalam hitungan bulan atau tahun.

Ed Stone, pimpinan ilmuwan dari NASA Jet Propulsion Laboratory, mengatakan bahwa waktunya belum jelas, karena belum ada pesawat yang bisa menjelajah sejauh ini.
"Perjalanannya akan terus berlanjut," imbuhnya. [mor]

Friday, September 23, 2011

Satelit UARS Akan Jatuh Ke Bumi

JAKARTA - Pecahan dari bangkai satelit UARS yang akan jatuh ke Bumi memang tidak berbahaya dan mengandung zat beracun. Namun serpihan terbesar dari UARS memiliki bobot hingga 159 kg.

Bangkai satelit dari Upper Atmosphere Research Satellite (UARS) memiliki berat keseluruhan mencapai 6 ton. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan ketika UARS memasuki atmosfer ada 26 bagian dari komponen UARS yang tidak hangus terbakar oleh gesekan atmosfer.

"Ada sekira 26 bagian dari komponen satelit UARS yang tidak terbakar di atmosfer dan jatuh ke Bumi. Paling besar memiliki bobot mencapai 159 kg, sedangkan terkecil memiliki bobot hanya 1 kg. Namun dipastikan bahwa komponen dari UARS tidak mengandung zat berbahaya, hanya saja masyarakat diminta tetap waspada kalau saja benda tersebut jatuh ke pemukiman penduduk," jelas Thomas Jamaluddin, Ketua LAPAN kepada okezone, Jumat (23/9/2011).

NASA menyatakan jika ini merupakan bobot yang cukup besar mengingat belum pernah ada bangkai atau sampah antariksa seberat itu yang jatuh ke Bumi di masa lalu.

"Masyarakat diminta untuk tenang dan tak perlu khawatir, karena serpihan bangkai satelit UARS tidak mengandung radio aktif, sehingga tidak akan menimbulkan kontaminasi atau beracun," tutupnya.

Sumber : okezone.com