Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

Friday, November 4, 2011

Cara Mudah Mengingat nama orang



Betapa dahsyat dampak positif jika kita mampu mengingat nama sebanyak-banyaknya orang yang pernah kita kenal. Siapa pun! Entah ia seorang atasan, public figure, rekan bisnis, teman kantor, tukang ojek, tukang parker dll. Keajaiban mengingat nama akan sangat terasa saat anda menjadi seorang tokoh terkenal dalam masyarakat. Perhatikanlah hal yang sering dianggap kecil ternyata bisa menjadi jantung dari bisnis anda. Begitupun dengan hal kecil seperti mengingat nama orang lain. Cakap mengingat nama orang bisa mendatangkan rezeki buat aWilliam Shakespeare pernah berkata "Apalah arti sebuah Nama?" Saya menjawab "No Sir ... nama sangat mempunyai arti !" Nama bisa jadi adalah sebuah do'a yang diberikan orang tua kepada anaknya. Lantas ... Seberapa pentingkah mengingat nama?
Pertanyaan yang gampang namun belum tentu semua orang bisa menjawabnya. Mengingat nama atau wajah adalah hal yang memalukan sekaligus merugikan. “Apa gak ada kerjaan lain selain mengingat nama?” begitu mungkin salah satu jawaban orang yang apatis. Namun gara-gara lupa nama anda bisa dicap pelupa atau sombong. Gara-gara lupa nama, perusahaan bisa kehilangan calon konsumen, bahkan bisa menderita kerugian.
Cukup dengan 5 cara sederhana yang bisa diterapkan ketika berkenalan. Aturan ini mendasarkan pada kenyataan bahwa nama adalah salah satu milik paling berharga dari seseorang. Buktinya, kebanyakan orang senang jika mendengar namanya diucapkan orang lain. Maka, bukanlah hal yang memalukan untuk meminta lawan bicara mengulang penyebutan namanya
  1. Pastikan Anda mendengar seseorang menyebutkan nama dengan cukup jelas. Jika Anda tak yakin akan tulisannya, cobalah untuk mengeja. Jika benar, akan membuat senang si pemilik nama. Jika salah, dia pasti akan membetulkan. Cara ini akan “memaksa” Anda memasukkan nama lawan bicara ke dalam memori Anda.
  2. Mintalah yang bersangkutan mengeja namanya. Jika ada hal aneh dalam nama itu, atau mengingatkannya pada nama seseorang atau bahkan Anda belum pernah mendengar nama itu sebelumnya, jelaskanlah. Satu atau dua keterangan akan mempermudah masuk ke dalam memori Anda. Misalnya, nama Sugiharto dipisah menjadi “Sugih” (kaya) dan “arto” (uang), nama Rano dipisah menjadi “Ran/Run” dan “no”, nama Pingkan dipisah menjadi “pink” (artinya merah jambu) dan “an”.
  3. Jelaskan apa pun yang Anda ketahui perihal nama lawan bicara, misalnya mengingatkan nama Dewi kepada “Dewi Sri” atau “Dewi Fortuna”, nama Sandra dengan “sandera”. Dalam hal ini anda harus pegang keyword yang mudah diingat.
  4. Setelah terjadi pembicaraan, sebutkan nama itu sesering mungkin menurut keperluan.
  5. Di akhir pembicaraan, sebutkan nama saat perpisahan.

Jika cara-cara di atas Anda jadikan kebiasaan, seaneh dan sesulit apa pun nama baru Anda temui, tak lagi jadi persoalan berarti. Semoga dengan bisa mengingat nama orang bisa mendatangkan rezeki buat anda.
Mengingat betapa pentingnya sebuah nama, tampaknya William Shakespeare harus menarik ucapannya. Nama itu ibarat pintu gerbang. Masuklah ke pintu gerbang itu dengan mengingat nama orang lain dan temukan kebaikan hati merekanda

Wednesday, November 2, 2011

Cara Memilih Hard disk portable yang baik




Demikian banyaknya merk USB Enclosure yang beredar di pasaran saat ini, bervariatif mulai model, harga, merk sampai garansi nya.
Bagaimana cara kita memilih USB Enclosure External untuk Hard Disk (1.8", 2.5", 3.5", 5.25") yang tepat agar sesuai dengan keinginan yang kita harapkan ?
 Beberapa chipset di merk2 tertentu, terkadang menyebabkan masalah pada kekacauan pendeteksian hard disk dengan kapasitas LBA 48 (>137 GB), hal ini yang sering menimbulkan pesan "Write Delayed Failed" pada status message Windows. hal lain yang sering dialami ialah kapasitas asli HDD tersebut tidak dikenali seutuhnya (200 Gb didetek sebagai 137 GB) walaupun menggunakan OS paling baru.


Coba jawab dulu pertanyaan ini :

  1. Berapa kapasitas hard disk yang akan anda gunakan ?
  2. Apakah USB External itu akan bersifat mobile (dibawa kesana kemari) atau sbg file sharing (static di satu tempat) ?
  3. Berapa kira-kira jam kerja yang akan digunakan untuk USB External tersebut ?
  4. Fungsi External itu untuk apa ? Backup temporer atau Storage murni ??

Pilihannya sbb :

1. Jika kapasitas hard disk yang digunakan lumayan besar : > 250 GB (terutama SATA), pilihan utama ialah menggunakan 3.5" (kalau bisa carilah yang menggunakan kipas - jangan yang mengandalkan pasif cooling). Untuk hard disk IDE, pilihan lebih banyak ditentukan oleh kapasitas hard disk yang memang menentukan suhu pada saat penggunaan.

Pada kapasitas 40-320 GB, USB Box 3.5" merupakan solusi yang tepat. Jika kapasitas hard disk sudah melampaui batasan tsb, dan sampai saat ini demikian banyak hard disk yang beredar melebihi 320 GB ---> tidak ada pilihan selain membeli USB Box External 5.25" (yang memiliki kipas) atau 3.5" yang memang chipsetnya mendukung kapasitas > 320 GB (sebagai contoh USB box 3.5" Phillips, SOHOUSB dan LENOX) dan memiliki cukup system pelepasan panas yang mendukung (Thermaltake Silver River sbg contoh)


Pada kasus tertentu, beberapa merk USB Box External yang diujicoba mengalami kegagalan boot hard disk, artinya hard disk terdetek di Windows Disk dengan normal (model terdetek) tapi kapasitasnya 0 byte !

2. Jika HDD digunakan sebg storge yang benar2 mobile (dalam arti kata sesungguhnya : tiap hari dibawa pulang pergi rumah - kampus - kantor) : anda harus mempertimbangkan juga cara membawanya. selain memilih kapasitas dan model yang sesuai..

HDD 1.8" sangat praktis, begitu mungil dan gampang dimasukkan ke saku baju/celana...tapi di balik keunggulannya ini, kita melupakan satu hal : benturan sering terjadi, hujan, dll ----> bencana untuk USB box dan HDD nya....THINK ABOUT IT....

HDD 2.5" cukup praktis...beberapa merk USB box external menyediakan pocket dari kulit tiruan untuk melindungi box nya. Cuma perhatikan saat akan memasang hard disk tsb. HDD 2.5" memiliki braething hole (bbrp vendor spt Hitachi membuat "breathing hole di bagian atas) pastikan anda tidak lupa memasang bantalan penjaga jarak yang disediakan oleh vendor USB box yang anda beli (biasanya beruapa busa dengan double tape) Breathing hole ini diperlukan oleh HDD untuk melakukan sirkulasi panas agar menyebar di permukaan casing (karena 2.5" box tidak memiliki kipas untuk pendinginan)

Lupakan saja membeli USB box 2.5" yang tidak memperhitungkan jarak antara body HDD dengan casing USB box (kurang lebih 1-2 mm) : Anda cuma akan mengalami masalah yang tidak diduga nantinya : hang - lelet - error dll

Untuk HDD 3.5" : sebenarnya tidak praktis sbg "mobile" storage, mesti bawa2 adaptornya sekalian kemana-mana...tapi jika mobility anda dalam hal ini hanya dalam lingkungan kerja...pindah2 meja atau backup workstation tiap2 client di satu gedung ruang kerja ---> pilihan ini masih masuk akal.

Jika anda menggunakan HDD ini sbg file sharing (lewat jaringan di kantor atau kampus), pilihan akan lebih berat ke 5.25" model dengan kipas pendingin dan juga memiliki fungsi NAS (Network Attached Storage)

Salah satu yang sering digunakan ialah Maxtor One Touch Storage (walaupun lumayan mahal - produk ini masih jadi favorit), ada juga Thecus (lihat thread sebelumnya ttg NAS di forum ini)

3. Jika jam kerja HDD tsb tinggi : > 9 jam, anda sebaiknya memilih HDD 3.5" dengan USB box 3.5" atau malah 5.25" yang lumayan bagus (dilengkapi kipas dll). HDD memang akan lebih stabil jika jarang di on-off. Namun suhu juga harus diperhatikan : tidak boleh terlampau panas (apalagi tidak bisa direlease oleh Casing nya)

4.USB box sekali lagi...BUKANLAH SOLUSI YANG TEPAT UNTUK MEMBACKUP DATA2 PENTING ! Gunakan media optic untuk membackup data anda dan simpan di tempat yang aman. Selama data berada dalam system storage yang masih mengandalkan elektromagnetic dan mekanik (dalam hal ini : HDD & USB BOX nya), resiko failure tetap ADA.

Backup - backup - dan backup !!!
Ext kaskus.us/showthread.php?t=2618635