Showing posts with label FPR 3D. Show all posts
Showing posts with label FPR 3D. Show all posts

Tuesday, July 5, 2011

Asyiknya Fitur Konversi 2D ke 3D CINEMA 3D Model LW5700


Pada waktu weekend kemarin, saya banyak waktu luang di rumah sendirian. Karena tak ada kegiatan, saya telepon teman saya, untuk saya ajak pergi jalan-jalan. Dan kami pun memutuskan ke Margo City saja, karena di sana ada banyak pameran elektronik, sekaligus saya juga mau lihat tentang NEW 3D TV dari LG,CINEMA 3D dan LG Smart TV yang sering saya lihat di iklan televisi.

Dari pintu masuk mal, ternyata langsung ada pameran 3D TV dimana-mana. Begitu masuk, sudah ada counter LG dengan CINEMA 3D dan LG Smart TV nya. Saya masuk ke sana, dan kemudian seorang SPG menghampiri saya dan memberikan informasi detail tentang produk FULL HD 3D TV LG dan tv internet nya itu.


SPG tersebut menjelaskan kepada saya bahwa THE NEXT GENERATION 3D TV ini berbeda dengan Conventional 3D TV karena teknologi FPR 3D. Pada teknologi ini, layar televisi telah dilapisi oleh teknologi HARD PANEL IPS. Teknologi ini mampu memperbaiki kekurangan teknologi yang digunakan oleh Conventional 3D TV, yaitu SG 3D. Misalnya saja yaitu bisa membuat flicker free (bebas kedipan) dan No Crosstalk (Tanpa berbayang), sehingga kita bisa nyaman dan sehat waktu menonton LCD 3D TV ini, karena keluhan pusing dan mual saat menonton film sudah tidak ada lagi.

Selain itu juga karena menggunakan teknologi FPR 3D ini, maka Kacamata 3D LG tanpa menggunakan rangkaian elektronik (baterai, chip, sensor, dan lainnya). Sehingga harga Kacamata 3D sekitar Rp 60.000 s/d Rp 100.000, tentu saja jauh lebih murah dibandingkan dengan harga Kacamata 3D Conventional yang harganya bisa mencapai Rp 1.200.000 per pcs.

Karena tertarik dan bagus, saya berminat untuk membeli CINEMA 3D yang  42”LW5700 seharga Rp 16.299.000. Lumayankan, TV 3D harga terjangkau dan fiturnya pun canggih, ada konten lokal, yaitu detik.com, liputan6.com, kaskus, the Jakarta pos, dan loveindonesia.com. Kemudian bisa dipakai buat internet, download, fitur Konversi 2D ke 3D dan berbagai TV apps lainnya. Selain itu juga irit, daya listrikya hanya 96 Watt saja. Sebenarnya model ini merupakan salah satu pilihan saya untuk 3D SMART TV dari LG.

Kemudian saya membeli 3D TV tersebut di Electronic City, mereka juga menawarkan service tambahan untuk kita yaitu jasa Instalasi Pemasangan tanpa dipungut biaya apapun. Garansi pun juga ada, yaitu selama 2 minggu dari ELECTRONIC CITY dan 2 tahun dari LG. Setelah itu, saya dan teman saya membawa 3D TV tersebut ke dalam mobil dan kembali pulang ke rumah saya untuk segera kami pasang. Sesampainya di rumah, kami letakkan di lantai, kemudian segera kami bongkar kardus tersebut.





Saya berdua sama teman saya mengangkat NEW 3D TV ini ke atas meja dan kemudian kami rangkai dan sambungkan perangkat serta komponen tersebut. Kami memasangnya sekitar setengah jam hingga bersih dan selesai, sehingga bisa kami tonton.

Dengan fitur Konversi 2D ke 3D ini dapat mengubah gambar 2D dengan 20 level kedalaman 3D yang dapat diatur. Caranya yaitu pertama, kita saksikan film kesukaan kita yang masih dalam format 2D, kemudian kita persiapkan MAGIC MOTION REMOTE dan Kacamata 3D. Saya mencobanya dengan menonton film “Last Action Hero” yang dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger.


Aktifkan fitur tersebut dengan menggunakan MAGIC MOTION REMOTE,  pada menu bagian tengah REMOTE ada tombol dengan tulisan “3D” berwarna merah. Arahkan REMOTE dan kemudian tekan tombol tersebut.



Setelah itu, akan muncul menu di layar, yaitu berupa menu thumbnail Konversi 2D ke 3D. Pilih ikon tersebut, sehingga nanti film 2D yang kita saksikan sebelumnya akan diubah secara otomatis menjadi film format 3D. Kemudian akan ada peringatan dari layar jika sudah berada dalam mode 3D. Gunakanlah Kacamata 3D yang telah dipersiapkan sebelumnya waktu kita mau nonton film 3D tersebut agar sensasi 3D nya dapat kita rasakan.




Saat berada dalam mode 3D, kita bisa mengatur tingkat kedalamannya dari menu 3D Mode Setting. Kemudian ubah pada submenu 3D Depth, batas maksimal kedalaman mode 3D pada CINEMA 3D mencapai 20 kedalaman.


Setelah selesai diatur, maka kita dapat dengan nyaman dan menggagumkan menyaksikan film kesukaan kita. Saya senang sekali bisa menonton film “Last Action Hero” ini dalam bentuk 3D. Jika Anda ingin menonton semua film kesukaan Anda dalam format 3D, maka tunggu apalagi, coba aja dengan CINEMA 3D ini yang memiliki fitur Konversi 2D ke 3D.



Jika Anda ingin menonton kembali dalam mode 2D, maka Anda bisa menghentikan mode 3D yang sedang aktif dengan menekan tombol 3D pada MAGIC MOTION REMOTE, kemudian akan tampil menu 3D Mode. Anda bisa menonaktifkan mode 3D dengan memilih tomol 3D Off. Dan kini Anda suda berada kembali dalam mode 2D.



Selamat menikmati waktu istirahat Anda bersama keluarga…


Friday, June 17, 2011

CINEMA 3D dan Samsung 3D TV, Bersaing di Electronic City






Dua pekan lalu, saya sempat berkunjung ke Electronic City
di Margo City, Depok. Di sana ada banyak pameran produk elektronik terbaru,
seperti pameran TV, kamera, AC, laptop, printer, dan lainnya. Berbagai merek
produk elektronik ternama ada di pameran itu.





Dari pintu masuk mal, kita bisa langsung melihat pameran
produk dari LG. Sesaat saya melihat sekeliling di lokasi pameran LG itu, dan
mata saya pun tertarik untuk mendatangi bagian televisi. Di bagian stand
televisi, CINEMA 3D dan 3D SMART TV LG menjadi primadona. Bukan cuma saya saja
yang tertarik rupanya, tapi juga sebagian besar pengunjung pameran elektronik
ini. Kami semua terkesima dengan keindahan dan kecanggihan kedua TV terbaru
dari LG ini.










 Pameran Elektronik di Electronic City







TV terbaru dari LG ini tersedia dalam beberapa model,
seperti tipe LW6500, LW5700, LW4500, dan LV3730. Dari berbagai tipe tersebut,
masing-masing memiliki spesifikasi tertentu. Ukurannya pun bervariasi, mulai 32
inchi, 42 inchi, 47 inchi, hingga ukuran 55 inchi.












 CINEMA 3D 1





  


Masing-masing tipe tersebut juga memiliki fitur lainnya
yang berbeda-beda. Kita bisa lihat perbedaannya dari tabel di atas tersebut.
Misalnya untuk fitur Magic Motion Remote, fitur tersebut hanya dimiliki oleh
tipe LW6500, LW5700, dan LV3730, ketiga tipe TV ini masuk dalam katagori 3D
SMART TV LG. Remote ini bisa beroperasi seperti mouse, hanya tinggal point,
klik, dan kontrol. Dengan gerakan sederhana dan gerak tubuh, Anda dapat
menyeret tayangan atau program yang diinginkan, tanpa harus repot menggunakan
beberapa tombol.





Selain itu, pada 3D SMART TV juga tersedia fitur SMART
SHARE untuk mengakses konten yang disimpan, kemudian ada fitur SMART ENERGY
SAVING yang membuat kita hemat energi. Dan beragam fitur menarik lainnya yang
sangat bermanfaat untuk kenyamanan kita ketika menggunakan 3D SMART TV ini.





Selanjutnya, saya beralih ke stand SAMSUNG, saya juga
lihat Samsung 3D TV tipe TV D series, namun di dari beberapa tipe yang ada,
hanya seri D6900 yang termasuk SMART TV atau tv internet.







 SAMSUNG SMART TV 1








LG dan Samsung menanamkan fitur-fitur unggulannya pada
produknya masing-masing. Jadi supaya lebih jelas membedakan, kita bisa
perbandingan fitur LG dan SAMSUNG dalam tabel.

























































































MERK


MODEL


FEATURES


3D TV


SMART TV


Konversi 2D ke 3D


Web Browser


TV Apps


LG


LW6500


YES


YES


YES


YES


YES


LW5700


YES


YES


YES


YES


YES


LW4500


YES


-


YES


-


-


LV3730


-


YES


-


YES


YES


SAMSUNG


D7000


YES


YES


YES


YES


YES


D6600


YES


YES


YES


YES


YES


D6000


-


-


-


-


-


D5500


-


-


-


-


-



 PERBANDINGAN FITUR LG dan SAMSUNG 1



































































FEATURES


LG


SAMSUNG


Konversi 2D ke 3D


YA (Hingga 20 level kedalaman)


YA (Hingga 10 level kedalaman)


Angle


Hingga 180o


Kurang dari 180o


Remote Control


MAGIC MOTION REMOTE


DUAL SIDE QWERTY


Panel


IPS


VA


Data Sharing


SMART SHARE


SMART HUB


Flicker


FLICKER FREE


MINIMIZE FLICKER


Crosstalk


NO CROSTALK


LESS CROSSTALK


Teknologi


FPR 3D


SG 3D


Harga Kacamata


Rp 60.000 - Rp 100.000


Rp 1.000.000 - Rp 1.500.000



 PERBANDINGAN FITUR LG dan SAMSUNG 2








Dari tabel di atas, kita bisa melihat kalau LG lebih
unggul daripada Samsung, misalnya dalam fitur Konversi 2D ke 3D, LG bisa sampai
pada kedalaman 20 level, sedangkan Samsung hanya sampai pada kedalaman 10
level.





Kemudian, dalam hal sudut pandang atau angle, sudut
pandang LG bisa mencakup hingga 180 derajat sedangkan Samsung kurang dari 180
derajat. Remote control yang digunakan pun juga berbeda, LG menggunakan MAGIC
MOTION REMOTE yang fungsinya seperti kursor, sedangkan Samsung menggunakan DUAL
SIDE QWERTY pada remotenya. Begitu juga dengan berbagai fitur-fitur lainnya.





Efek flicker (kedipan gambar) pun juga berbeda. Pada LG,
gangguan kedipan gambar sudah tidak ada atau flicker free, sedangkan pada
Samsung gangguan kedipan gambar masih ada, hanya dapat diminimalkan (minimize
flicker). Begitu juga dengan efek Crosstalk atau gambar berbayang, LG bisa No
Crosstalk atau tidak ada gangguan gambar berbayang sedikit pun, sedangkan pada
Samsung, hanya bisa less crosstalk, lagi-lagi meminimalkan ganguan gambar
berbayang.





Dari semua hal tersebut, LG memiliki banyak kelebihan
dibandingkan Samsung. Bahkan CINEMA 3D nya pun dinyatakan sebagai THE NEXT
GENERATION 3D TV dengan teknologi 3D TV yang hampir mencapai glassless atau
teknologi 3D tanpa perlu kacamata khusus.

Wednesday, May 25, 2011

STORY TENTANG TEKNOLOGI TV 3D KINI






Rekomendasi TV 3D memang menjadi perhatian banyak orang
saat ini, termasuk juga saya. Karena lagi iseng-iseng liat informasi tentang
Rekomendasi TV 3D, pas saya lagi online di Facebook,  ternyata lagi ada lomba bikin cerita tentang
pengalaman seputar bioskop, teater,dll. Lomba ini namanya LG CINEMA STORY CONTEST (http://www.facebook.com/lgsmart3d), LG CINEMA STORY CONTEST ini
disajikan buat publik umum, waktunya selama tanggal 25 April sampai 31 Mei
2011. dari wall di Facebook LG tersebut ada beberapa gambar menarik. Nah saya
ambil gambar-gambar tersebut buat inspirasi saya membuat cerita kali ini, hehe…





Bagi Anda yang memiliki cerita lucu atau pengalaman
menarik seputar dunia CINEMA 3D, teater atau bioskop, ini merupakan kabar baik
untuk Anda. Soalnya LG lagi ngadain acara Lomba CINEMA STORY CONTEST di
Facebook LG. Prosedurnya mudah banget, pertama Anda buka Facebook LG,
http://www.facebook.com/lgsmart3d, terus Anda klik tombol “like” diatas profile
Facebook LG. Udah deh, Anda dapat langsung menuangkan cerita Anda dengan
posting Film, Theater, Poster, dll di Wall Facebook LG
(http://www.facebook.com/lgsmart3d). Untuk lebih jelasnya, silahkan klik CINEMA STORY CONTEST (http://lgsmart3d.com/CINEMA-story-contest/).





Jangka waktu lomba ini dari tanggal 25 April 2011 s/d 31
Mei 2011… jadi, buat Anda yang belum ikutan, segera gabung. Saya juga udah
ikutan loh, hehehe…. :)





Hadiahnya menggiurkan bangett…





    * Juara I
hadiahnya LG CINEMA 3D TV 32″ LW4500


    * Juara II
hadiahnya LG DVD Blu-ray Player,


    * Juara III
hadiahnya LG DVD Player,







THE NEXT GENERATION 3D TV 1


 Anda bisa lihat kan, hadiahnya menggiurkan bangettt…
juara terakhir aja dapat LG DVD Player, apalagi jadi juara pertama, AMINNN….
hehe……





Btw, karena ceritanya banyak yang lucu dan menarik, so,
saya liat tiga gambar yang ada di Facebook LG yang menurut saya cukup
menghibur,, ini gambarnya ya…








THE NEXT GENERATION 3D TV 2


Gambar diatas menceritakan tentang Otong yang
melaksanakan upacara di halaman rumahnya, namun yang pemberi perintah adalah TV
CRT nya, hehe…  Otong ingin merasakan
sensasi yang nyata dari TV CRTnya.. Otong sebagai anak yang nasionalis membawa
TV CRT nya ke halaman rumahnya karena lagi ada acara upacara bendera, kasihan
ibunya yang mau nonton jadi nggak bisa, hehe…





Memang beberapa tahun lalu, televisi di rumah kita
merupakan televisi CRT. Televisi model ini cukup ribet, karena berat dan tidak
praktis. Dan Televisi model CRT ini juga hanya bisa menyaksikan film 2D saja,
bahkan ada yang tidak berwarna.





Kemudian karena dulu TV CRT ini belum banyak yang punya,
maka beberapa tempat membuat ide dengan layar tancap agar semua warga dapat
menyaksikan secara beramai-ramai. Seiring dengan perkembangan zaman, maka di
tempat-tempat ramai, layar tancap tersebut dijadikan sebuah bioskop.







THE NEXT GENERATION 3D TV 3




Nah gambar diatas menceritakan tentang keadaan di dalam
ruangan bioskop. Mungkin bagi Anda yang sering ke bioskop tidak heran jika
berbagai situasi dan kondisi mewarnai ruangan bioskop. Misalnya ada yang sambil
makan di dalam bioskop, ada yang berpacaran, ada yang ngerumpi, ada yang
dengerin music, ada yang sibuk dengan anak dan keluarganya, bahkan ada juga
yang tidur (percuma dong ke bioskop, hehe).. layaknya gambar tersebut memang
sering terjadi di sekitar kita.





Bioskop pun juga mengalami perkembangan teknologi, pada
awalnya kita hanya merasakan sensasi biasa pada film yang kita saksikan di
bioskop tersebut. Namun para pembuat film dan perusahaan elektronik menciptakan
gagasan agar penonton dapat merasakan sensasi yang luar biasa pada film
sehingga membuat penonton seolah-olah merasakan bahwa mereka masuk ke dalam
film tersebut. Teknologi penciptaan untuk merasakan sensasi ini disebut
teknologi 3D. Teknologi 3D dapat membuat penonton seolah-olah terbawa masuk ke
dalam film, tentunya film yang disajikan juga merupakan film dengan efek 3D.
Film penggagas sensasi 3D yang popular belakangan ini adalah AVATAR 3D. Film
ini meraih banyak suara dan disukai banyak penonton. Melihat kesuksesan AVATAR
3D, maka para pembuat film mulai membuat berbagai film 3D lain. Bahkan film
legendaris TITANIC pun kabarnya akan dirilis dengan menggunakan sensasi 3D.





Untuk dapat merasakan sensasi 3D dalam film 3D di
bioskop, kita harus menggunakan Kacamata 3D. Mungkin bagi orang awam, mereka
heran jika disuguhkan Kacamata 3D saat memasuki ruangan bioskop untuk film
sensasi 3D. Ya memang Kacamata 3D hanya dipinjamkan ke kita jika kita menonton
film 3D saja di bioskop tersebut. Pastinya harga tiket masuk untuk Bioskop 3D
lebih mahal dibandingkan harga tiket di Bioskop 2D, karena sensasi film 3D
tersebut.







THE NEXT GENERATION 3D TV 4





Gambar tersebut di atas menceritakan tentang pengalaman
pertama seseorang menonton film di Bioskop 3D saat diajak oleh temannya. Ia
aneh saat disuguhkan Kacamata 3D sebelum menonton film 3D, karena tidak pernah
nonton film 3D. kemudian saat mereka berdua menonton film 3D, muncul efek
gambar air dengan sensasi 3D. Orang tersebut heran, kok airnya ada di Kacamata 3D,, mungkin Kacamata 3D nya kotor, basah, hehe… Itu adalah sensasi 3D…





Oiya, bagi kita yang mau menyaksikan film bersensasi 3D,
tapi males ngantri di bioskop, apalagi harus datang ngikutin jadwalnya,
sekarang sudah ada teknologi 3D pada Televisi. Televisi tersebut dinamakan TV 3D. Teknologi awal generasi pertama yang digunakan pada TV 3D adalah SG 3D
(Shutter Glass). Cara kerja teknologi SG 3D ini adalah pada saat gambar dengan
efek 3D masuk ke kaca lensa sebelah kanan, maka kaca lensa sebelah kiri akan
tertutupi oleh gambar hitam dan sebaliknya. Karena gambar diterima oleh mata
secara bergantian, maka menimbulkan efek kedipan gambar, efek ini dikenal
dengan efek Flicker.





Selain itu, pada teknologi SG 3D, kita harus menggunakan Kacamata 3D yang memiliki komponen baterai dan rangkaian elektronik lainnya,
seperti chip, dll. Kacamata 3D berteknologi SG 3D ini cukup berat, sekitar 40
gram. Karena Kacamata 3D yang SG 3D ini memiliki baterai, maka harus di charge,
harganya pun cukup mahal. Apabila baterai Kacamata 3D pada SG 3D mau habis atau
posisi menonton di samping, maka dapat menyebabkan gambarnya menjadi
overlapping. Overlapping gambar ini disebut juga efek Crosstalk.





Kekurangan teknologi SG 3D, yaitu tidak bisa flicker free
dan tidak bisa No Crosstalk. Akibat kekurangan tersebut dapat menyebabkan efek
samping sewaktu nonton 3D seperti pusing atau mual, lelah mata dan sulit
menonton karena posisinya harus ditengah, jika disamping gambarnya jadi gelap.





Menyadari kekurangan teknologi SG 3D, maka perusahaan
elektronik LG membuat suatu gagasan THE NEXT GENERATION 3D TV pada TV 3D nya
dengan teknologi FPR 3D. Teknologi FPR 3D ini singkatan dari Film Patterned
Retarder dan Film telah ditambahkan dengan layar IPS  (panel TV) sehingga menjadi FPR 3D. THE NEXT GENERATION 3D TV milik LG yang menggunakan teknologi FPR 3D dinamakan CINEMA 3D. CINEMA 3D milik LG dinyatakan sebagai THE NEXT GENERATION 3D TV, karena TV 3D LG adalah TV 3D pertama yang menggunakan teknologi FPR 3D pada
televisinya.  CINEMA 3D adalah
Rekomendasi TV 3D yang saya sukai dari Rekomendasi TV 3D lainnya.





CINEMA 3D menggunakan teknologi terbaru FPR 3D, sehingga
CINEMA 3D layak disebut sebagai THE NEXT GENERATION 3D TV. Teknologi FPR 3D
pada CINEMA 3D milik LG adalah teknologi terbaru Generasi Kedua 3D TV .
Teknologi ini memperbaiki kekurangan teknologi SG 3D, sehingga Teknologi FPR 3D
ini flicker free dan No Crosstalk.





Teknologi FPR 3D ini bisa flicker free karena pada
teknologi FPR 3D, gambar diterima secara bersamaan oleh mata. Karena gambar
diterima secara bersamaan, maka tidak ada efek kedipan gambar atau flicker free.





Teknologi FPR 3D juga No Crosstalk, karena Kacamata 3D
yang teknologi FPR 3D tidak menggunakan baterai dan rangkaian elektronik aktif
lainnya. Manfaat Kacamata 3D yang teknologi FPR 3D adalah tidak menggunakan
baterai,  maka Kacamata 3D ini tidak
perlu di charge, sehingga kita dapat menggunakan Kacamata 3D dengan bebas dan
posisi fleksibel. Selain itu, Kacamata 3D ini juga bebas dari gambar yang masuk
secara berlebihan atau overlapping, jadi Kacamata 3D yang teknologi FPR 3D ini
No Crosstalk.





Teknologi FPR 3D lebih bagus dibandingkan dengan
teknologi SG 3D. Karena menggunakan teknologi FPR 3D, maka LG memiliki Kacamata 3D bebas baterai, chip dan sensor. Sehingga harga Kacamata 3D milik LG tidak
mahal seperti Kacamata 3D yang SG 3D punya. Selain itu Kacamata 3D milik LG ini
memperhatikan kesehatan kita jadi nyaman dipakai.





Sumber gambar:




MICROSOFT Rilis SMARTPHONE MANGO











Teknologi gadget kini semakin canggih dalam beberapa
tahun belakangan ini. Persaingan antara barang-barang elektronik pun semakin
ketat, misalnya TV 3D dan ponsel yang sedang popular saat ini. Untuk TV 3D, LG
merilis CINEMA 3D sebagai THE NEXT GENERATION 3D TV dengan teknologi FPR 3D,
kemudian perangkat elektronik lainnya seperti ponsel. Kabarnya Microsoft akan
rilis Smartphone terbarunya, yaitu Mango.





Daya saing platform Windows Phone makin kuat untuk
bersaing dengan iOS buatan Apple dan Android buatan Google. Versi terbaru yang
diumumkan Microsoft, Selasa (24/5/2011), dengan nama kode Mango, makin baik
ketimbang versi sebelumnya.







Total ada sekitar 500 fitur baru yang ditambahkan ke
dalamnya ketimbang versi Windows Phone 7 yang keluar delapan bulan lalu.
Perbaikan utama dilakukan, baik pada fitur komunikasi, aplikasi, maupun
pengalaman berinternet.





Beberapa fitur utama yang ditambahkan antara lain browser
Internet Explorer 9, terintegrasi dengan Twitter dan LinkedIn, multitasking
penuh, dan akses ke lebih dari 17.000 aplikasi yang tersedia di online market.
Bahkan, dengan fitur Live Tiles, membaca update informasi kini bisa dilakukan
secara realtime tanpa menyalakan aplikasi karena berjalan dengan memanfaatkan
latar belakang. Komunikasi berbasis teks juga diintegrasikan sehingga pengguna
fokus kepada pesan, tak peduli apakah ia melakukan komunikasi lewat SMS,
Facebook, atau instant messenger.










Smartphone dengan platform Mango bakal mulai tersedia
pada musim gugur tahun ini atau sekitar Juli 2011 dengan kombinasi prosesor
Snapdragon generasi kedua buatan Qualcomm. Microsoft belum memaparkan secara
rinci kapan versi terbaru Windows Phone ini akan tersedia. Namun, sebelum masuk
ke produk baru, pengguna smartphone berbasis Windows Phone sudah akan bisa
melakukan update.





Microsoft menyatakan, sejumlah vendor handset siap
mengadopsi Mango untuk produk barunya. Mitra strategis Microsoft yang baru saja membangun
aliansi, yakni Nokia, juga memastikan akan menggunakan Mango untuk smartphone
pertama yang digarap bareng Microsoft akhir tahun ini atau awal tahun 2012.





"Kami sangat puas dengan kerja sama strategis
bersama Microsoft, dan Mango adalah loncatan terbaik untuk perangkat pertama
Nokia yang menggunakan Windows Phone," kata Jo Harlow, Executive Vice
President for Smart Devices Nokia, dalam blog resmi perusahaan.











Mango tentu jadi harapan baru Microsoft untuk masuk dalam
persaingan yang semakin ketat, mengingat pangsa pasarnya di platform smartphone
masih sangat kecil. Berdasarkan data Gartner, pada kuartal pertama 2011,
Windows Phone hanya menguasai 4 persen pangsa pasar sistem operasi smartphone.
Ini jauh dari Android yang menguasai 36 persen disusul Symbian 27 persen dan
iOS 17 persen. Namun, dengan Nokia memutuskan fokus menggunakan Windows Phone
di produk smartphone-nya, pangsa pasar gabungan keduanya makin ketat bersaing
dengan iOS dan Android.














Gambar : google.com

Teknologi tentang Konten Lokal Blackberry











Gadget kini mengalami banyak perkembangan dalam berbagai
perangkat elektronik, misalnya seperti handphone atau ponsel, TV 3D, dan
lainnya.







Untuk TV 3D, kini sudah ada teknologi terbaru, yaitu FPR 3D. TV 3D yang menggunakan FPR 3D adalah CINEMA 3D milik LG. CINEMA 3D ini dinobatkan
sebagai THE NEXT GENERATION 3D TV. Julukan THE NEXT GENERATION 3D TV ini
diberikan kepada CINEMA 3D karena CINEMA 3D milik LG merupakan TV 3D pertama
yang menggunakan teknologi FPR 3D.










Selain TV 3D milik LG, perangkat eletronik lain, yaitu BlackBery. Research
In Motion (RIM) serius menggarap konten lokal dengan menggandeng para
pengembang di Tanah Air. Hal tersebut ditandai salah satunya dengan pelaksanaan
Blackberry Developer Day 2011 yang berlangsung di Institut Teknologi Bandung,
Selasa (24/5/2011). Johan Kremer, Head of Alliances Southeast Asia RIM, dan
Sarim Azis, Senior Applications Development hadir sebagai pembicara. Acara ini
juga dihadiri para pengembang aplikasi lokal dan mahasiswa hingga pelajar
sebagai peserta.







Johan menjelaskan, Indonesia merupakan pangsa pasar yang
potensial, baik untuk penjualan unit Blackberry, maupun pengunduhan aplikasi.
Saat ini terdapat 35 juta pengunduh aplikasi dalam App World dan berlangsung 2
juta pengunduhan setiap hari. Dia mengungkapkan, pengunduh aplikasi di
Indonesia lebih menyukai yang gratis daripada berbayar.








"Aplikasi gratis adalah kesempatan berharga untuk
memperkenalkan sebuah pengembang aplikasi kepada calon konsumen potensial.
Peluang itu datang bila aplikasi kita banyak diunduh," ujar Johan.





Salah satu faktor pendorong penjualan Blackberry di
Indonesia adalah fitur percakapan melalui Blackberry Messenger dan aplikasi
dengan konten lokal. Para pengguna lebih memilih untuk mengunduh aplikasi yang
berbahasa Indonesia dibandingkan aplikasi berbahasa Inggris. Faktor tampilan
juga disinggung Johan sebagai pertimbangan utama dalam memilih aplikasi.





Menurut data RIM, saat ini terdapat lebih dari 357.000
pengembang aplikasi yang mengunggah karya mereka di App World.










Aplikasi sebagai promosi


Oon Arfiandi, Chief of Technology 7 Langit, menuturkan
bahwa pihaknya membuat aplikasi melalui skema kerja sama dengan perusahaan yang
ingin berpromosi. Dengan kata lain, aplikasi tersebut bisa diunduh secara
gratis, tetapi sebetulnya perusahaan yang menanggung biayanya.





"Yang paling utama adalah membuat aplikasi yang bisa
berintegrasi dengan kemampuan Blackberry, tetapi sekaligus memiliki tampilan
yang menarik," kata Oon.





Dia melanjutkan, 7 Langit bekerja sama, baik dengan
penyelenggara pergelaran musik, seperti Java Jazz, maupun merek terkemuka
seperti Mercedes Benz. Aplikasi yang tujuannya mempromosikan sebuah merek tidak
selalu harus berisi info produk. Ini tinggal tergantung kreativitas dari para
pengembang aplikasi.





Calvin Kizana dari Elasitas mengungkapkan bahwa para
pengunduh aplikasi sangat menggemari layanan berbasis lokasi sehingga aplikasi
permainan yang mengandalkan fitur itu lebih banyak diunduh.











Peluang aplikasi tablet


Acara tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan
BlackBerry PlayBook, tablet terbaru buatan RIM. Momen peluncuran komputer
tablet tersebut akan dijadikan ajang mengumpulkan pembuat aplikasi yang bisa
menghadirkan konten lokal yang bisa diangkat ke ranah internasional. Salah satu
hal yang ditawarkan kepada para pengembang adalah potensi pengunduh aplikasi
yang bisa mencapai lebih dari 55 juta pengguna Blackberry di seluruh dunia.





Spesifikasi BlackBerry Playbook mendukung berbagai
platform, seperti Java dan C++, serta yang berbasis open source, seperti
WebWorks. Salah satu keunggulannya dibandingkan komputer tablet dari produsen
lain adalah mampu menjalankan script Flash secara native atau dijalankan
melalui perangkat tablet secara langsung, tidak diemulasikan menggunakan proses
lain.









Gambar : google.com