Pasti kita menyadari bahwa seiring dengan laju perkembangan teknologi global yang semakin maju dan modern, maka gaya hidup kita dan trend masyarakat semakin berubah dan menyesuaikan keadaan dengan kemajuan di lingkungannya. Perkembangan yang bisa kita lihat secara jelas adalah pada trend barang-barang elektronik, seperti Android, Laptop, BlackBerry, Smart TV bahkan juga ada 3D SMART TV.
Mungkin saya rasa masih belum cukup banyak yang memiliki Smart TV ini karena teknologi tersebut masih baru ada di Indonesia. TV tersebut disebut sebagai Smart TV karena memiliki kemampuan yang pintar seperti dapat menjelajah di dunia maya, memiliki berbagai konten lokal, dan dapat memiliki berbagai kemampuan lainnya.
Yang saya tahu perusahaan yang mengembangkan Smart TV ini antara lain LG, Samsung, Philips dan Sony. LG menamakan TV tersebut dengan 3D SMART TV karena dalam LG Smart TV bisa juga dipadukan dengan 3D TV, hal ini merupakan salah satu keunggulan LG dalam bersaing di pasar konsumen. Sementar itu, Sony beda sendiri dengan yang lainnya, ia menamakan TV nya dengan tv internet. Walaupun namanya beda, tapi fungsi dan lainnya tetap sama aja.
Dengan persaingan Smart TV ini yang baru launching di Indonesia, saya yakin kira-kira produk ini bakalan booming melihat perkembangan teknologi dan trend masyarakat sekarang, khususnya buat para pecinta teknologi.
Bagi Anda yang ingin menyaksikan dan melihat kemampuan para Smart TV tersebut, Anda bisa coba untuk kunjungi beberapa toko elektronik. Karena kabarnya barang-barang elektronik tersebut sudah ada di toko elektronik, seperti Electronic City. Selain itu, Anda juga bisa datang saat Jakarta Fair karena di Hall D juga disediakan pameran elektronik.
Saya rasa dengan persaingan dan keunggulan yang ditawarkan oleh masing-masing pihak, tampaknya trend Smart TV dan tv internet kini akan merajai perangkat elektronik yang ada di rumah kita. Dan mungkin saja gaya hidup kita jadi berubah...
Dua pekan lalu, saya sempat berkunjung ke Electronic City di Margo City, Depok. Di sana ada banyak pameran produk elektronik terbaru, seperti pameran TV, kamera, AC, laptop, printer, dan lainnya. Berbagai merek produk elektronik ternama ada di pameran itu.
Dari pintu masuk mal, kita bisa langsung melihat pameran produk dari LG. Sesaat saya melihat sekeliling di lokasi pameran LG itu, dan mata saya pun tertarik untuk mendatangi bagian televisi. Di bagian stand televisi, CINEMA 3D dan 3D SMART TV LG menjadi primadona. Bukan cuma saya saja yang tertarik rupanya, tapi juga sebagian besar pengunjung pameran elektronik ini. Kami semua terkesima dengan keindahan dan kecanggihan kedua TV terbaru dari LG ini.
Pameran Elektronik di Electronic City
TV terbaru dari LG ini tersedia dalam beberapa model, seperti tipe LW6500, LW5700, LW4500, dan LV3730. Dari berbagai tipe tersebut, masing-masing memiliki spesifikasi tertentu. Ukurannya pun bervariasi, mulai 32 inchi, 42 inchi, 47 inchi, hingga ukuran 55 inchi.
CINEMA 3D 1
Masing-masing tipe tersebut juga memiliki fitur lainnya yang berbeda-beda. Kita bisa lihat perbedaannya dari tabel di atas tersebut. Misalnya untuk fitur Magic Motion Remote, fitur tersebut hanya dimiliki oleh tipe LW6500, LW5700, dan LV3730, ketiga tipe TV ini masuk dalam katagori 3D SMART TV LG. Remote ini bisa beroperasi seperti mouse, hanya tinggal point, klik, dan kontrol. Dengan gerakan sederhana dan gerak tubuh, Anda dapat menyeret tayangan atau program yang diinginkan, tanpa harus repot menggunakan beberapa tombol.
Selain itu, pada 3D SMART TV juga tersedia fitur SMART SHARE untuk mengakses konten yang disimpan, kemudian ada fitur SMART ENERGY SAVING yang membuat kita hemat energi. Dan beragam fitur menarik lainnya yang sangat bermanfaat untuk kenyamanan kita ketika menggunakan 3D SMART TV ini.
Selanjutnya, saya beralih ke stand SAMSUNG, saya juga lihat Samsung 3D TV tipe TV D series, namun di dari beberapa tipe yang ada, hanya seri D6900 yang termasuk SMART TV atau tv internet.
SAMSUNG SMART TV 1
LG dan Samsung menanamkan fitur-fitur unggulannya pada produknya masing-masing. Jadi supaya lebih jelas membedakan, kita bisa perbandingan fitur LG dan SAMSUNG dalam tabel.
MERK
MODEL
FEATURES
3D TV
SMART TV
Konversi 2D ke 3D
Web Browser
TV Apps
LG
LW6500
YES
YES
YES
YES
YES
LW5700
YES
YES
YES
YES
YES
LW4500
YES
-
YES
-
-
LV3730
-
YES
-
YES
YES
SAMSUNG
D7000
YES
YES
YES
YES
YES
D6600
YES
YES
YES
YES
YES
D6000
-
-
-
-
-
D5500
-
-
-
-
-
PERBANDINGAN FITUR LG dan SAMSUNG 1
FEATURES
LG
SAMSUNG
Konversi 2D ke 3D
YA (Hingga 20 level kedalaman)
YA (Hingga 10 level kedalaman)
Angle
Hingga 180o
Kurang dari 180o
Remote Control
MAGIC MOTION REMOTE
DUAL SIDE QWERTY
Panel
IPS
VA
Data Sharing
SMART SHARE
SMART HUB
Flicker
FLICKER FREE
MINIMIZE FLICKER
Crosstalk
NO CROSTALK
LESS CROSSTALK
Teknologi
FPR 3D
SG 3D
Harga Kacamata
Rp 60.000 - Rp 100.000
Rp 1.000.000 - Rp 1.500.000
PERBANDINGAN FITUR LG dan SAMSUNG 2
Dari tabel di atas, kita bisa melihat kalau LG lebih unggul daripada Samsung, misalnya dalam fitur Konversi 2D ke 3D, LG bisa sampai pada kedalaman 20 level, sedangkan Samsung hanya sampai pada kedalaman 10 level.
Kemudian, dalam hal sudut pandang atau angle, sudut pandang LG bisa mencakup hingga 180 derajat sedangkan Samsung kurang dari 180 derajat. Remote control yang digunakan pun juga berbeda, LG menggunakan MAGIC MOTION REMOTE yang fungsinya seperti kursor, sedangkan Samsung menggunakan DUAL SIDE QWERTY pada remotenya. Begitu juga dengan berbagai fitur-fitur lainnya.
Efek flicker (kedipan gambar) pun juga berbeda. Pada LG, gangguan kedipan gambar sudah tidak ada atau flicker free, sedangkan pada Samsung gangguan kedipan gambar masih ada, hanya dapat diminimalkan (minimize flicker). Begitu juga dengan efek Crosstalk atau gambar berbayang, LG bisa No Crosstalk atau tidak ada gangguan gambar berbayang sedikit pun, sedangkan pada Samsung, hanya bisa less crosstalk, lagi-lagi meminimalkan ganguan gambar berbayang.
Dari semua hal tersebut, LG memiliki banyak kelebihan dibandingkan Samsung. Bahkan CINEMA 3D nya pun dinyatakan sebagai THE NEXT GENERATION 3D TV dengan teknologi 3D TV yang hampir mencapai glassless atau teknologi 3D tanpa perlu kacamata khusus.
Kemarinan saya jalan-jalan ke toko elektronik, saya mau lihat barang elektronik yang terbaru, sekalian saya juga mau cari film DVD yang bagus. Jadi saya mutusin pergi ke Senayan City. Saya berkeliling di Senayan City melihat barang-barang elektronik terbaru yang bagus.
Pas di lantai 2 saya melihat ada barang elektronik terbaru, yaitu 3D TV. Ternyata di Senayan City lantai 2 sedang ada acara elektronik pameran 3D TV yang diselenggarakan oleh BEST DENKI electronic store. Pameran ini diselenggarakan mulai dari tanggal 1 sampai 5 Juni 2011.
Di pameran elektronik tersebut CINEMA 3D dinyatakan sebagai THE NEXT GENERATION 3D TV, karena pakai teknologi terbaru pada 3D TV nya. 3D TV ini menggunakan Film-type Patterned Retarded (FPR 3D) dan Film telah ditambahkan dengan HARD PANEL IPS (panel TV).
Kata SPG nya kacamata 3D ini tidak menggunakan baterai, chip dan sensor. Sehingga harga kacamata 3D nya tidak mahal seperti kacamata 3D conventional dan memperhatikan kesehatan jadi nyaman dipakai.
Buat yang suka main game, jangan khawatir, soalnya game juga bisa dimainin juga di 3D TV ini. Kualitas gambarnya pun lebih bagus lima kali lipat dibandingkan dengan DVD karena menggunakan BluRay player DVD. Hasil gambarnya lebih jernih, tajam, jelas dan juga bisa main game 3D juga.
Saat ini katanya baru ada 2 buah game 3D yang sudah tersedia dan bulan Juli nanti akan menyusul kedatangannya. Untuk game 3D bisa di download gratis dan jumlahnya pun cukup banyak, yaitu sekitar 40 sampai 50 games 3D.
SPG nya jelasin kalau 3D TV ini lebih bagus dibanding sama yang lain, soalnya dari hasil riset yang dijelasin sama SPG nya, sebanyak 33 dari 35 orang yang udah mencoba di sini bilang kalau kualitas 3D TV ini lebih sempurna daripada 3D TV konvensional.
Teknologi terbaru ini menghasilkan gambar dengan kualitas bebas blur (blur-free) sekaligus bebas kedipan (flicker-free). Dengan teknologi ini, menonton 3D menjadi lebih nyaman tanpa mengakibatkan rasa pusing dan lelah pada mata.
CINEMA 3D ini juga bisa Konversi 2D ke 3D, jadinya kita bisa nonton film biasa ke dalam film 3D, keren kan.. Misalkan kita mau tonton film favorit kita dalam format 3D, tapi sayangnya film tersebut formatnya 2D. Dengan fitur ini, film favorit kita tersebut bisa jadi film 3D.
Selain itu, kita bisa nonton film 3D dengan lebih fleksibel, karena kita dapat bergerak semau kita. Dengan teknologi terbaru ini, maka tidak perlu lagi perangkat elektronik untuk mengirim sinyal bolak-balik antara monitor TV dan kacamata, sehingga kita dapat menikmati dengan posisi yang fleksibel dengan kata lain berarti bahwa kita nyaman dapat menikmati menonton 3D TV di setiap sudut atau posisi. Lihatlah gambar di bawah ini, orang tersebut menonton 3D TV dengan posisi flexible yang menyenangkan.
Selain itu, LG juga ada SMART TV dengan beragam konten khusus Indonesia Top Local Content, yaitu DETIK.COM, LIPUTAN6, KASKUS, JAKARTA POS, LOVE INDONESIA. Jadi Kita dapat dengan mudah mengakses konten lokal tersebut tanpa susah lagi.
LG SMART TV juga memiliki Smart Share. Fungsi Smart Share ini memungkinkan konsumen untuk melakukan streaming konten secara nirkabel melalui perangkat yang kompatibel untuk ditampilkan ke layar televisi. Fitur tersebut memudahkan pengguna dalam memindahkan konten dari PC dan melakukan akses data secara bersamaan, termasuk profil aktor dan sinopsis serta film yang sedang ditayangkan. Data Sharingnya menggunakan Smart Share DLNA dan PLEX metadata Server.
Selain konten lokal, SMART TV juga dilengkapi dengan MAGIC MOTION REMOTE yang bisa mempermudah segalanya dengan menawarkan akses single click dan dapat melakukan drag-drop seperti menggunakan PC.
Cara kerjanya seperti mouse, jadi kita tidak usah terlalu rumit untuk mengendalikannya. Alat ini memberikan kontrol termudah, hanya Point, Klik, dan Kontrol. Dengan gerakan sederhana dan gerak tubuh, Kita dapat menyeret, film, dan pilih preferensi Kita, tanpa harus repot menggunakan beberapa tombol dan tombol panah.
Sekian cerita pengalaman saya tentang pameran elektronik tersebut setelah saya jalan-jalan dari Senayan City.
Selain TV 3D milik LG, perangkat eletronik lain, yaitu BlackBery. Research In Motion (RIM) serius menggarap konten lokal dengan menggandeng para pengembang di Tanah Air. Hal tersebut ditandai salah satunya dengan pelaksanaan Blackberry Developer Day 2011 yang berlangsung di Institut Teknologi Bandung, Selasa (24/5/2011). Johan Kremer, Head of Alliances Southeast Asia RIM, dan Sarim Azis, Senior Applications Development hadir sebagai pembicara. Acara ini juga dihadiri para pengembang aplikasi lokal dan mahasiswa hingga pelajar sebagai peserta.
Johan menjelaskan, Indonesia merupakan pangsa pasar yang potensial, baik untuk penjualan unit Blackberry, maupun pengunduhan aplikasi. Saat ini terdapat 35 juta pengunduh aplikasi dalam App World dan berlangsung 2 juta pengunduhan setiap hari. Dia mengungkapkan, pengunduh aplikasi di Indonesia lebih menyukai yang gratis daripada berbayar.
"Aplikasi gratis adalah kesempatan berharga untuk memperkenalkan sebuah pengembang aplikasi kepada calon konsumen potensial. Peluang itu datang bila aplikasi kita banyak diunduh," ujar Johan.
Salah satu faktor pendorong penjualan Blackberry di Indonesia adalah fitur percakapan melalui Blackberry Messenger dan aplikasi dengan konten lokal. Para pengguna lebih memilih untuk mengunduh aplikasi yang berbahasa Indonesia dibandingkan aplikasi berbahasa Inggris. Faktor tampilan juga disinggung Johan sebagai pertimbangan utama dalam memilih aplikasi.
Menurut data RIM, saat ini terdapat lebih dari 357.000 pengembang aplikasi yang mengunggah karya mereka di App World.
Aplikasi sebagai promosi
Oon Arfiandi, Chief of Technology 7 Langit, menuturkan bahwa pihaknya membuat aplikasi melalui skema kerja sama dengan perusahaan yang ingin berpromosi. Dengan kata lain, aplikasi tersebut bisa diunduh secara gratis, tetapi sebetulnya perusahaan yang menanggung biayanya.
"Yang paling utama adalah membuat aplikasi yang bisa berintegrasi dengan kemampuan Blackberry, tetapi sekaligus memiliki tampilan yang menarik," kata Oon.
Dia melanjutkan, 7 Langit bekerja sama, baik dengan penyelenggara pergelaran musik, seperti Java Jazz, maupun merek terkemuka seperti Mercedes Benz. Aplikasi yang tujuannya mempromosikan sebuah merek tidak selalu harus berisi info produk. Ini tinggal tergantung kreativitas dari para pengembang aplikasi.
Calvin Kizana dari Elasitas mengungkapkan bahwa para pengunduh aplikasi sangat menggemari layanan berbasis lokasi sehingga aplikasi permainan yang mengandalkan fitur itu lebih banyak diunduh.
Peluang aplikasi tablet
Acara tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan BlackBerry PlayBook, tablet terbaru buatan RIM. Momen peluncuran komputer tablet tersebut akan dijadikan ajang mengumpulkan pembuat aplikasi yang bisa menghadirkan konten lokal yang bisa diangkat ke ranah internasional. Salah satu hal yang ditawarkan kepada para pengembang adalah potensi pengunduh aplikasi yang bisa mencapai lebih dari 55 juta pengguna Blackberry di seluruh dunia.
Spesifikasi BlackBerry Playbook mendukung berbagai platform, seperti Java dan C++, serta yang berbasis open source, seperti WebWorks. Salah satu keunggulannya dibandingkan komputer tablet dari produsen lain adalah mampu menjalankan script Flash secara native atau dijalankan melalui perangkat tablet secara langsung, tidak diemulasikan menggunakan proses lain.
Anda takut menonton film tiga dimensi karena pusing, lelah mata dan nggak nyaman karena posisi duduknya harus tegak lurus dengan bidang layar TV 3D. Jangan khawatir. Dengan perkembangan teknologi saat ini, layar televisi tiga dimensi dirancang menyajikan konten yang semakin nyaman dilihat mata.
LG Electronics misalnya menyebut produk televisi tiga dimensi terbarunya, Cinema 3D TV, sebagai next generation 3D TV karena bisa menjadi jawaban akan ketidaknyamanan menonton TV 3D masa kini. Misalnya masalah kelelahan mata, beratnya kaca mata, dan terbatasnya sudut penglihatan.
Flat Panel display Manager LG Electronics Eko Adhi Suyitno mengatakan, keunggulan Cinema 3D TV ada pada tiga hal, yakni kenyamanan mata, kenyamanan kaca mata, serta kenyamanan penggunaan. Ketiga kenyamanan diupayakan dengan inovasi pada kaca mata dan teknologi konversi gambar dari 2D menjadi 3D yang lebih dalam.
"Ini beda dengan TV 3D biasa. TV 3D biasa berkedip 60 kali tiap detiknya, sehingga mata menjadi lelah. LG telah bersertifikasi bebas kedipan," ungkap Eko pada peluncurannya, Senin (11/4/2011) di Jakarta. Menghilangan kedipan meningkatkan kenyamanan mata. Kenyamanan mata juga ditunjang dengan gambar yang 2 kali lebih terang dari TV 3D konvensional.
Penglihatan juga dibuat lebih nyaman sebab gambar bisa dilihat dari beragam sudut pandang. "Biasanya kan kita harus menonton 0 derajat, tegak. Dengan produk LG ini kita bisa menonton dengan sudut pandang yang lebih luas," ujar Eko. Penonton tak harus duduk tegak lurus bidang layar, tetapi bisa dalam posisi bersender dan berbaring.
Sementara itu, kenyamanan kaca mata diupayakan dengan meringankan beratnya. Kaca mata 3D konvensional memiliki berat 40 gram, sementara kaca mata yang digunakan oleh Cinema 3D TV hanya memiliki berat 16 gram. "Ini bisa mengurangi rasa capek karena harus memakai kacamata yang berat selama menonton," ungkap Eko.
Kaca mata yang digunakan oleh produk ini juga tak menggunakan baterai. Ini mendukung kenyamanan sebab bebas dari gelombang elektromagnetik dan pengguna tak perlu repot mengisi ulang baterai. Satu hal terpenting lainnya, kaca mata yang digunakan juga nyaman di kantung dengan harga yang lebih terjangkau. Pengguna bisa membeli sebanyak anggota keluarga.
Eko mengatakan, keunggulan dalam penggunaan dilakukan dengan inovasi konversi gambar dari 2D ke 3D. "Konversi gambar dari 2D ke 3D sampai 20 level kedalaman, ini berbeda dengan TV 3D lainnya yang hanya sampai 10 kedalaman," kata Eko. Dengan hal ini, keterbatasan konten 3D bisa diatasi dengan tetap mengutamakan kualitas gambar.
Cinema 3D TV memiliki teknologi Film Patterned Retarder (FPR). Dengan teknologi tersebut, lapisan khusus digunakan pada layar TV sehingga bisa memproduksi gambar 3D. Teknologi LG ini menjawab masalah yang muncul saat TV 3D dengan kacamata masih menyebabkan kelelahan sementara TV 3D tanpa kacamata yang belum sempurna.
Selain Cinema 3D TV, LG juga menawarkan Smart TV. Televisi itu dilengkapi remote control yang bisa dioperasikan cuma dengan satu klik. Selain itu juga dilengkapi dengan fitur smart share yang memungkinkan pemindahan konten dari PC ke TV dan streaming nirkabel dari perangkat yang kompatibel. Terakhir, Smart TV juga menawarkan konten top di Indonesia, yaitu detik.com dan kaskus.
PT LG Electronics Indonesia menargetkan pertumbuhan penjualan televisi panel layar datar akan meningkat hingga 50 persen pada tahun ini. Untuk itu LG bakal menggenjot penjualan lini produk televisi LCD dan LED.
Tiga produk televisi LED sudah siap digelontorkan ke pasar, yakni televisi LED dengan adopsi teknologi layar In-Plane Switching (IPS) hard pabel, Cinema 3D, dan Smart TV.
“LED TV bakal menjadi tren dan mendominasi pasar tahun ini. Kami sudah menyiapkannya untuk konsumen," ujar Eko Adhi Suyitno, Flat Panel Display Manager PT LG Electronics Indonesia dalam siaran persnya.
Tahun lalu LG mengklaim bahwa LG memimpin pangsa pasar di Indonesia untuk kategori panel layar datar. Hal ini berdasarkan survei dari lembaga survei independen Growth for Knowledge (GfK) dengan angka 34 persen.
Tak kurang dari 300 ribu unit televisi panel layar datar dari berbagai varian LG telah terjual. “Harapannya tahun ini bisa terjual hingga 450 ribu," ujar Eko.
LG optimistis target tersebut tercapai. Sebab, konsumen lebih cenderung beralih ke televisi panel datar, karena praktis dan nyaman. Selain itu pasar televisi tabung (CRT) cenderung stagnan dari sisi jumlah selama dua tahun terakhir ini. Sejak tahun 2010, tercatat bahwa permintaan pasar TV tabung secara nasional mencapai kisaran empat juta dalam setahun. “LG yakin merebut porsi besar yang terjadi dari pergeseran permintaan konsumen ini,” ujar Eko.
LG mengaku siap bertarung di pasar Smart TV. Televisi ini merupakan jenis baru televisi panel layar datar. Dengan Smart TV pengguna bisa berinteraksi dengan berbagai konten, sekaligus dapat berselancar di dunia maya.
Rencananya LG bakal mendaratkan Smart TV pertamanya pada semester pertama tahun 2011. Saat ini LG sedang menyiapkan kerja sama dengan berbagai pihak di Indonesia untuk menggarap konten lokal.
“Keberadaan konten lokal akan memberi manfaat lebih bagi konsumen dalam mendapatkan akses informasi mengenai sesuatu sesuai kebutuhannya,” ujar Eko.
Sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/it/2011/02/04/brk,20110204-311157,id.html
LG Electronics dan Vizio melakukan sebuah terobosan baru di bidang teknologi. Mereka akan meluncurkan televisi 3D dengan kacamata pasif.
LG Electronics mengumumkan produk televisi 3D dengan kacamata pasif bebas baterai. Rencananya produk ini akan dirilis pada premier Consumer Electronics Show mendatang (CES).
Televisi 3D LG adalah LW6500 dengan fitur LED plus, HDMI 1,4. Televisi ini dilengkapi akses untuk menyimpan berbagai akses LG. Sepertinya LG ingin memberikan kejutan pada CES mendatang, karena saat ini LG belum banyak memberikan informasi detail tentang televisi 3D tersebut, kecuali dengan lebar 72 inci.
LG mengklaim bahwa LW6500 akan menampilkan kacamata yang "flicker-free" dan lebih baik untuk mencegah kelelahan mata dari kacamata aktif. Seperti Vizio, televisi LG ini juga lebih ramping dan tidak akan memerlukan daya atau baterai.
Vizio mengumumkan televisi 3D LED LCD HDTV kelas Theater Edge Lit Ravor. Televisi ini sudah dilengkapi dengan teknologi Wi-fi dan akses toko aplikasi. Vizio mengklaim layar televisi ini ultra terang dibandingkan dengan model televisi 3D.
Vizio melaporkan bahwa TV baru 3D yang akan datang dengan kacamata 3D bebas baterai bebas, terjangkau dan ringan mengurangi kelelahan mata. Kacamata pasif seperti yang digunakan di bioskop. Kebanyakan 3D TV datang dengan kacamata aktif-rana, yang menggunakan LCD cepat berubah dan memerlukan baterai. Di situsnya Vizio mengumumkan harga televisi 3D ini kurang lebih US$3,699.
Sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/it/2010/12/30/brk,20101230-302712,id.html