Showing posts with label TV 3D. Show all posts
Showing posts with label TV 3D. Show all posts

Monday, May 30, 2011

COMPUTEX, Pameran IT Terbesar











Teknologi kini akan ditampilkan kepada masyarakat melalui
pameran komputer terbesar di Asia dan kedua terbesar di dunia, setelah CeBIT di
Jerman akan digelar mulai Selasa (31/5/2011) di Taipei, Taiwan. Pameran akan
digelar di sejumlah lokasi termasuk Taipei World Trade Center dan Taipei
International Convention Center selama 5 hari hingga Sabtu (4/6/2011)
mendatang.





Tahun ini, penyelenggaraan Computex 2011 memasuki tahun
ke 31. Sekitar 1.800 peserta pameran dan 52.000 stand akan ada di pameran itu,
dengan pengunjung diperkirakan mencapai 36.000. Teknologi tablet PC adalah
salah satu yang menjadi sorotan dalam Computex 2011 kali ini.




Selama acara, akan digelar sejumlah venue dan diskusi
panel, seperti presentasi Boyd A Davis, Vice President, Intel Architecture
Group serta forum yang dipimpin vice president Microsoft Corporate Steven
Guiggenheimer. Di sela-selanya, peluncuran produk-produk IT terbaru juga
menunggu.





Ajang Computex kali ini juga akan fokus pada teknologi 3D.
Dengan meningkatnya penjualan produk 3D belakangan, beberapa produsen juga akan
memperkenalkan produk 3D terbarunya di ajang ini. Asal tahu, 12,9 juta TV 3D sudah terjual tahun lalu. Nah, tunggu kejutan-kejutan baru di Computex 2011.
Bagi Anda yang tertarik silahkan datang langsung ke pameran tersebut…









Wednesday, May 25, 2011

MICROSOFT Rilis SMARTPHONE MANGO











Teknologi gadget kini semakin canggih dalam beberapa
tahun belakangan ini. Persaingan antara barang-barang elektronik pun semakin
ketat, misalnya TV 3D dan ponsel yang sedang popular saat ini. Untuk TV 3D, LG
merilis CINEMA 3D sebagai THE NEXT GENERATION 3D TV dengan teknologi FPR 3D,
kemudian perangkat elektronik lainnya seperti ponsel. Kabarnya Microsoft akan
rilis Smartphone terbarunya, yaitu Mango.





Daya saing platform Windows Phone makin kuat untuk
bersaing dengan iOS buatan Apple dan Android buatan Google. Versi terbaru yang
diumumkan Microsoft, Selasa (24/5/2011), dengan nama kode Mango, makin baik
ketimbang versi sebelumnya.







Total ada sekitar 500 fitur baru yang ditambahkan ke
dalamnya ketimbang versi Windows Phone 7 yang keluar delapan bulan lalu.
Perbaikan utama dilakukan, baik pada fitur komunikasi, aplikasi, maupun
pengalaman berinternet.





Beberapa fitur utama yang ditambahkan antara lain browser
Internet Explorer 9, terintegrasi dengan Twitter dan LinkedIn, multitasking
penuh, dan akses ke lebih dari 17.000 aplikasi yang tersedia di online market.
Bahkan, dengan fitur Live Tiles, membaca update informasi kini bisa dilakukan
secara realtime tanpa menyalakan aplikasi karena berjalan dengan memanfaatkan
latar belakang. Komunikasi berbasis teks juga diintegrasikan sehingga pengguna
fokus kepada pesan, tak peduli apakah ia melakukan komunikasi lewat SMS,
Facebook, atau instant messenger.










Smartphone dengan platform Mango bakal mulai tersedia
pada musim gugur tahun ini atau sekitar Juli 2011 dengan kombinasi prosesor
Snapdragon generasi kedua buatan Qualcomm. Microsoft belum memaparkan secara
rinci kapan versi terbaru Windows Phone ini akan tersedia. Namun, sebelum masuk
ke produk baru, pengguna smartphone berbasis Windows Phone sudah akan bisa
melakukan update.





Microsoft menyatakan, sejumlah vendor handset siap
mengadopsi Mango untuk produk barunya. Mitra strategis Microsoft yang baru saja membangun
aliansi, yakni Nokia, juga memastikan akan menggunakan Mango untuk smartphone
pertama yang digarap bareng Microsoft akhir tahun ini atau awal tahun 2012.





"Kami sangat puas dengan kerja sama strategis
bersama Microsoft, dan Mango adalah loncatan terbaik untuk perangkat pertama
Nokia yang menggunakan Windows Phone," kata Jo Harlow, Executive Vice
President for Smart Devices Nokia, dalam blog resmi perusahaan.











Mango tentu jadi harapan baru Microsoft untuk masuk dalam
persaingan yang semakin ketat, mengingat pangsa pasarnya di platform smartphone
masih sangat kecil. Berdasarkan data Gartner, pada kuartal pertama 2011,
Windows Phone hanya menguasai 4 persen pangsa pasar sistem operasi smartphone.
Ini jauh dari Android yang menguasai 36 persen disusul Symbian 27 persen dan
iOS 17 persen. Namun, dengan Nokia memutuskan fokus menggunakan Windows Phone
di produk smartphone-nya, pangsa pasar gabungan keduanya makin ketat bersaing
dengan iOS dan Android.














Gambar : google.com

Teknologi tentang Konten Lokal Blackberry











Gadget kini mengalami banyak perkembangan dalam berbagai
perangkat elektronik, misalnya seperti handphone atau ponsel, TV 3D, dan
lainnya.







Untuk TV 3D, kini sudah ada teknologi terbaru, yaitu FPR 3D. TV 3D yang menggunakan FPR 3D adalah CINEMA 3D milik LG. CINEMA 3D ini dinobatkan
sebagai THE NEXT GENERATION 3D TV. Julukan THE NEXT GENERATION 3D TV ini
diberikan kepada CINEMA 3D karena CINEMA 3D milik LG merupakan TV 3D pertama
yang menggunakan teknologi FPR 3D.










Selain TV 3D milik LG, perangkat eletronik lain, yaitu BlackBery. Research
In Motion (RIM) serius menggarap konten lokal dengan menggandeng para
pengembang di Tanah Air. Hal tersebut ditandai salah satunya dengan pelaksanaan
Blackberry Developer Day 2011 yang berlangsung di Institut Teknologi Bandung,
Selasa (24/5/2011). Johan Kremer, Head of Alliances Southeast Asia RIM, dan
Sarim Azis, Senior Applications Development hadir sebagai pembicara. Acara ini
juga dihadiri para pengembang aplikasi lokal dan mahasiswa hingga pelajar
sebagai peserta.







Johan menjelaskan, Indonesia merupakan pangsa pasar yang
potensial, baik untuk penjualan unit Blackberry, maupun pengunduhan aplikasi.
Saat ini terdapat 35 juta pengunduh aplikasi dalam App World dan berlangsung 2
juta pengunduhan setiap hari. Dia mengungkapkan, pengunduh aplikasi di
Indonesia lebih menyukai yang gratis daripada berbayar.








"Aplikasi gratis adalah kesempatan berharga untuk
memperkenalkan sebuah pengembang aplikasi kepada calon konsumen potensial.
Peluang itu datang bila aplikasi kita banyak diunduh," ujar Johan.





Salah satu faktor pendorong penjualan Blackberry di
Indonesia adalah fitur percakapan melalui Blackberry Messenger dan aplikasi
dengan konten lokal. Para pengguna lebih memilih untuk mengunduh aplikasi yang
berbahasa Indonesia dibandingkan aplikasi berbahasa Inggris. Faktor tampilan
juga disinggung Johan sebagai pertimbangan utama dalam memilih aplikasi.





Menurut data RIM, saat ini terdapat lebih dari 357.000
pengembang aplikasi yang mengunggah karya mereka di App World.










Aplikasi sebagai promosi


Oon Arfiandi, Chief of Technology 7 Langit, menuturkan
bahwa pihaknya membuat aplikasi melalui skema kerja sama dengan perusahaan yang
ingin berpromosi. Dengan kata lain, aplikasi tersebut bisa diunduh secara
gratis, tetapi sebetulnya perusahaan yang menanggung biayanya.





"Yang paling utama adalah membuat aplikasi yang bisa
berintegrasi dengan kemampuan Blackberry, tetapi sekaligus memiliki tampilan
yang menarik," kata Oon.





Dia melanjutkan, 7 Langit bekerja sama, baik dengan
penyelenggara pergelaran musik, seperti Java Jazz, maupun merek terkemuka
seperti Mercedes Benz. Aplikasi yang tujuannya mempromosikan sebuah merek tidak
selalu harus berisi info produk. Ini tinggal tergantung kreativitas dari para
pengembang aplikasi.





Calvin Kizana dari Elasitas mengungkapkan bahwa para
pengunduh aplikasi sangat menggemari layanan berbasis lokasi sehingga aplikasi
permainan yang mengandalkan fitur itu lebih banyak diunduh.











Peluang aplikasi tablet


Acara tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan
BlackBerry PlayBook, tablet terbaru buatan RIM. Momen peluncuran komputer
tablet tersebut akan dijadikan ajang mengumpulkan pembuat aplikasi yang bisa
menghadirkan konten lokal yang bisa diangkat ke ranah internasional. Salah satu
hal yang ditawarkan kepada para pengembang adalah potensi pengunduh aplikasi
yang bisa mencapai lebih dari 55 juta pengguna Blackberry di seluruh dunia.





Spesifikasi BlackBerry Playbook mendukung berbagai
platform, seperti Java dan C++, serta yang berbasis open source, seperti
WebWorks. Salah satu keunggulannya dibandingkan komputer tablet dari produsen
lain adalah mampu menjalankan script Flash secara native atau dijalankan
melalui perangkat tablet secara langsung, tidak diemulasikan menggunakan proses
lain.









Gambar : google.com